Gejala dan Cara Mengobati Penyakit Jantung

gejala dan cara mengobati penyakit jantung

Obat Gejala Penyakit Jantung? Buah Ini Bisa Menjadi Kunci Untuk Memerangi Kondisi yang Mematikan

 

gejala dan cara mengobati penyakit jantung

 

Gejala penyakit jantung dapat diobati dengan obat-obatan yang dibentuk dari penggunaan bahan kimia dari sekam biji alpukat, para ahli telah mengungkapkan.

Para ilmuwan telah mengklaim bahwa cangkang biji buah dapat memiliki sejumlah besar senyawa medis yang dapat mengobati gejala penyakit jantung dan bahkan kanker, telah menemukan penelitian baru.

Para ahli dari Amerika Serikat. Mereka mengungkapkan bahwa biji dan kulitnya bisa dikemas dengan senyawa kimia.

Mereka mengatakan senyawa ini dapat digunakan untuk mengobati berbagai gejala penyakit jantung yang melemahkan.

Termasuk dalam minyak yang dibuat oleh cangkang, para ahli telah menemukan bahwa asam dodecanoic meningkatkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik, dan dapat mengurangi risiko aterosklerosis.

Aterosklerosis adalah penumpukan bahan lemak di arteri yang akhirnya dapat membentuk plak yang dapat meningkatkan risiko serangan gejala penyakit jantung dan stroke.

KLIK DISINI:

Dr. Debasish Bandyopadhyay, Universitas Texas Rio Grande Valley, mengatakan: “Bisa juga bahwa sekam biji alpukat, yang oleh kebanyakan orang dianggap boros limbah sebenarnya permata permata karena mengandung senyawa obat yang mungkin dapat digunakan untuk mengobati kanker, gejala penyakit jantung dan kondisi lainnya.

“Hasil kami juga menunjukkan bahwa kulit biji adalah sumber potensial bahan kimia yang digunakan dalam plastik dan produk industri lainnya.”

Hampir lima juta ton alpukat diproduksi setiap tahun, dan dalam banyak kasus, daging buah dimakan, tetapi bijinya dibuang.

Beberapa produsen minyak nabati mengekstrak minyak alpukat dari biji, tetapi mereka menghilangkan kulit di sekitar biji dan membuangnya sebelum diproses.

Alpukat bisa menjadi kunci untuk mengobati gejala penyakit jantung.

Bandyopadhyay dan murid-muridnya mempelajari apa yang benar-benar dibuang oleh produsen ketika mereka membongkar cangkang benih. Para peneliti menggiling sekitar 300 cangkang biji alpukat kering menjadi 21 ons bubuk. Setelah diproses lebih lanjut, bubuk menghasilkan sekitar tiga sendok teh minyak kulit biji dan lebih dari satu gram lilin kulit biji.

Melalui analisis spektrometri massa dan analisis kromatografi gas, tim peneliti menemukan 116 senyawa dalam minyak dan 16 dalam lilin. Banyak senyawa tampaknya tidak ditemukan dalam biji itu sendiri.

Gejala penyakit jantung: alpukat bisa menjadi kunci penyembuhan

Di antara komponen dalam minyak adalah behenyl alkohol (juga dikenal sebagai docosanol), bahan penting yang digunakan dalam obat antivirus; heptacosane, yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker; dan asam dodekanoat, yang meningkatkan lipoprotein densitas tinggi (dikenal sebagai HDL) dan sebagai hasilnya dapat mengurangi risiko gejala penyakit jantung dan aterosklerosis.

Dalam lilin, para peneliti menemukan benzylbutyl phthalate, sebuah plasticizer yang digunakan untuk mempromosikan fleksibilitas dalam banyak produk sintetis, dari tirai mandi ke perangkat medis; bis (2-butoxyethyl) phthalate, yang digunakan dalam kosmetik; dan butylated hydroxytoluene (BHT), yang merupakan aditif makanan.

Sekarang, Dr. Bandyopadhyay mengatakan timnya akan bekerja untuk mengadaptasi banyak senyawa alami sehingga mereka dapat digunakan untuk membuat obat yang lebih baik dengan efek samping yang lebih sedikit.

Hasilnya dipresentasikan pada Pertemuan Nasional American Chemical Society (ACS) di Washington, DC.